5 Tempat Mangkal Usaha Martabak Mini Terbaik

5 Tempat Mangkal Usaha Martabak Mini Terbaik

5 Tempat Mangkal Usaha Martabak Mini Terbaik-Apa yang pertama-tama harus dipikirkan sebelum menekuni usaha martabak mini manis unyil? Tak lain Tak Bukan Tempat Mangkal yang lebih dulu diprioritaskan.Kenapa harus Mangkal bukan berkeliling?

Dengan mangkal anda bisa memilih tempat-tempat yang berpotensi ramai pembeli dan tempat mangkal yang terbaik adalah tempat berkumpulnya anak-anak.Ini berdasarkan pengalaman saya karena sebagian besar pelanggan saya adalah dari kalangan anak-anak usia sekolah mulai dari SD hingga SMP sedangkan orang dewasa jarang.

Bisa jadi anak-anak menyukai martabak mini manis unyil karena rasanya manis,Tahu sendiri namanya anak-anak suka yang manis-manis apalagi rasa coklat dan bentuknya juga mini pas dalam genggaman anak-anak serta harganya yang relatif murah.

Baca juga :
Resep Martabak Manis Mini Untuk Jualan Mudah Praktis
Analisa Usaha Martabak Mini Manis Terang Bulan
Modal Usaha Martabak Manis Unyil Mini Lengkap

Sedangkan orang dewasa lebih menyukai martabak ukuran besar seperti martabak manis Bangka karena porsinya besar meski harganya sedikit mahal.Oleh karena itu jika anda ingin usaha martabak mini manisnya langsung laku sebaiknya memilih tempat-tempat berkumpulnya anak-anak.Berikut pengalaman saya mangkal dibeberapa tempat mangkal usaha martabak mini terbaik yang bisa anda jadikan rujukan:

1.SD IT (Sekolah Dasar Islam terpadu)

Sekolah ini jam belajarnya lebih lama dibandingkan dengan SD biasa misalnya saja SD IT di tempat saya diderah Cikarang Bekasi masuk jam 7.00 pulang jam 15.00.Meskpiun ada kantin disekolah namun terkadang makanannya tidak cocok sehingga lebih memilih jajan diluar.

Jika kebetulan sewaktu istirahat siswa tidak boleh keluar area sekolah biasanya sebelum masuk sekolah anak-anak jajan duluan.Namun jika boleh keluar itu lebih potensial lagi.

Baru-baru ini saya mencoba mangkal di SDIT didekat perumahan saya.Sengaja saya memilih tempat mangkal didekat rumah dulu untuk menghemat tansportasi dan waktu karena usaha tersebut hanya sebagai usaha sampingan.Berdasarkan pengalaman saya martabak mini manis lebih cocok dijual dipagi hari sekalian sebelum jam 8.00 atau mulai sore menjelang Maghrib hingga malam hari.

Namun karena tempat mangkal saya mengincar sekolah tidak mungkin ada sekolah sampai malam makanya saya mengincar waktu pagi dan sore.Namun karena sekolah yang saya bidik siswanya tidak boleh jajan diluar saya hanya mengincar jam berangkat yaitu sebelum jam masuk pada pukul 7.00 dan jam pulang pada pukul 15.00.

Hari pertama saya mangkal didepan gerbang sekolah saya membawa adonan ½ kg terigu atau 40 potong martabak mini manis,Saya tidak berani bawa banyak-banyak karena baru pertama mangkal dan belum tahu situasinya serta anak-anak juga pasti belum tahu.

Alhamdulillah hari pertama saya mencoba mangkal di SD IT pada pagi hari dagangan habis.Saya berangkat dari rumah jam 06.15 dan jam 07.00 sudah habis.Penasaran saya mencoba mangkal lagi pada jam pulang sekolah tapi sayang siswanya tidak seramai pada jam berangkat karena beberapa kelas pulangnya beda-beda dan wakutnya singkat tak lebih dari 15 menit.Saya hanya berhasil menjual 20 potong martabak mini manis.

Pada hari ke-2 saya menambah adonan menjadi 60 porsi dan berangkat seperti kemarin dan ternyata habis juga hingga jam 7.00.

2.SD/SMP Negeri atau Swasta regular

Jika anda ingin mangkal di SD Negeri kesempatan mangkalnya ada pada jam sebelum masuk sekolah dan waktu istirahat.Cari sekolah yang ketika jam istirahat bisa jajan diluar atau pedagang  bisa masuk ke area sekolah serta siswanya banyak terutama untuk SD Swasta.

Saya pernah mangkal di sebuah SD Swasta regular meskipun siswanya tidak begitu banyak namun setidaknya bisa menjual 20-40 potong martabak mini manis.

3.TPA (Taman pendidikan Alquran)

Sampai saat ini saya masih mangkal di TPA diperumahan saya pada sore hari antara pukul 16.00 hingga menjelang Maghrib.Sistem belajar per satu siswa membaut siswanya harus antri nah saat itulah siswanya banyak yang jajan.

Ditempat mangkal ini saya bisa menjual antara 60 sampai 80 potong martabak mini manis.Namun ada kalanya anak bosan sehingga terkadang agak sepi dan untuk menyiasatinya saya berpindah mangkal ke TPA yang lain.

4.Pasar Kaget
Lokasi mangkal yang  satu ini cukup potensial karena tempatnya banyak dikunjungi warga maklum saja Pasar kaget hanya ada pada hari-hari tertentu misalnya ditempat saya khusus hari Rabu.Jam beroperasi pasar kaget ada yang hanya sampai Maghrib ada juga yang hingga malam hari.Khusus untuk malam hari biasanya ada iuran untuk bayar listrik dan kebersihan.Saya sendiri mampu menjual setidaknya 120 potong martabak mini manis meski mangkal hanya 2 jam.

Jika anda ingin seminggu penuh mangkal dipasar kaget anda harus ikut grup pasar kaget karena biasanya grup tersebut berpindah tempat tiap hari selama satu minggu atau beberapa hari.Tentu saja anda harus mencari grup pasar kaget yang belum ada saingannya.

5.Mangkal Pada Hari Libur
 
Hari libur khususnya hari Minggu Pagi biasanya orang-orang banyak yang berolah raga atau sekedar jalan-jalan baik orang tua atau anak-anak begitu pula ibu rumah tangga banyak yang keluar untuk berbelanja dipagi hari.

Tak jarang mereka mancari camilan seperti martabak mini manis apalagi yang hangat –hangat.Saya sendiri baru mencoba mangkal di gerbang pintu masuk Blok diperumahan saya.Kebetulan disitu ada pedagang yang mangkal  lebih dulu yaitu pedangan kue Pukis dan Burger dan saya lihat dagangan mereka laku sehingga saya tertarik untuk mencobanya.

Sayangnya hari minggu pertama saya mangkal hanya hanya bisa menjual 40 potong martabak mini manis.

Sebenarnya masih ada tempat mangkal lain yang bisa anda coba namun saya sendiri baru mencoba tempat mangkal tersebut jadi saya tidak bisa bercerita banyak.Namun jika anda mau anda bisa mencoba tempat mangkal selain itu siapa tahu hasilnya bagus.

Demikianlah informasi seputar 5 Tempat Mangkal Usaha Martabak Mini Terbaik Semoga bermanfaat untuk Bisnis anda.Jangan lupa untuk  like fanspage Usaha Martabak Mini untuk mendapatkan informasi terbaru.

Share this:

Disqus Comments